Senin, 09 Maret 2015

My Freaks Holiday

My Freaks Holiday Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Liburan menurut gue sangat membosankan ketika gue liburan bersama bokap sama nyokap gue, karena setiap liburan kami selalu ke rumah saudara. Tiada liburan tanpa ke rumah saudara itulah motto hidup keluarga kami. Sebenarnya sih biasa aja tapi lama kelamaan gue jadi takut ntar kalau gue suatu saat nikah nikahnya di tempat saudara juga, terus malam pertama juga gue habiskan di rumah saudara, bermain sama anak cucu di rumah saudara, pokoknya gue habisin waktu indahku bersama saudara tercinta. Tapi di libur lebaran tahun ini gue gak bosen lagi karena gue akan berangkat ke rumah saudara sendirian naik kapal. KEREEEN

Ini first time gue naik kapal sendiri, seperti halnya dalam berpacaran kita harus meyakinkan pasangan kita (baca: nyokap) agar percaya bahwa kita akan selamat dalam perjalanan, tetapi takdir mengatakan lain, karena gue anak kedua dari tiga bersaudara yang kebetulan abang dan adik gue manusia semua, nyokap gue sangat memberikan perhatian yang lebay bin jijay atau dalam bahasa spanyolnya over protective *memang iya*. Ini terbukti saat gue lagi packing untuk trip gue ke pinang besok, ketika hendak memasukkan beberapa baju dan tentunya kebutuhan inti gue “kolor” ke dalam tas, nyokap gue nyeletuk “ben, kok kolornya dikit, tambah lagi dong nanti kamu kehabisan
... baca selengkapnya di My Freaks Holiday Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Mutiara Tanpa Cela

Mutiara Tanpa Cela Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seperti malam biasanya. Pak Rahmad selalu mengisi malamnya dengan bermunajah pada Rabbnya. Bibirnya basah dengan bacaan dzikir. Seketika bibirnya yang komat-kamit terhenti saat gendang telinganya mendengar derap langkah kaki. Diintipnya sumber suara itu dari pintu kamarnya. Terlihat sosok laki-laki tinggi besar yang sibuk memincingkan matanya ke kanan dan ke kiri untuk memastikan keadaan aman. Mengetahui kondisi tersebut, pak Rahmad menyadari bahwa pemuda itu hendak mencuri di rumahnya. ”Ya ALLAH, tidak ada yang bisa dicuri di rumahku. Jika memang mencuri adalah profesinya, tolong berikan hidayahMU padanya ya Rabb!” ucap pak Rahmat sembari beranjak menuju ke tempat tidurnya. Meskipun matanya masih enggan mengatup, ia paksa mata sipitnya untuk berpura-pura tidur. Memberikan kesempatan pada pemuda asing itu mencuri di rumahnya. Pemuda itu hanya celingukan mencari barang yang bisa dicuri. Sampai matanya tertuju pada sebuah peti dengan ukiran-ukiran arab yang indah dengan warna kuning keemasan. Diambilnya peti itu seraya matanya waspada dengan keadaan sekitar. Senyum puas menghiasi wajahnya. Bergegas ia langkahkan kakinya meninggalkan rumah pak Rahmat.

Udara pagi yang sejuk menambah kesegaran panorama alam. Mentari masih enggan menampakkan sinarnya. Di sebuah rumah kecil terlihat seorang pemuda menenteng peti berwarna kuning keemasan. Tak salah lagi, pemuda itu adalah pencuri
... baca selengkapnya di Mutiara Tanpa Cela Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 04 Maret 2015

Sebuah Jawaban diujung Jurang

Sebuah Jawaban diujung Jurang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Setiap orang berhak bahagia”.
Itu kata-kata yang sering aku dengar dari mulut orang-orang.
Dan aku fikir itu adalah perkataan yang benar.
Karena aku pernah merasakan kebahagiaan itu.

Dulu, aku adalah orang yang bahagia.
Aku punya keluarga yang peduli samaku, punya banyak teman yang sayang samaku, dan aku juga punya pacar yang cinta samaku.
Dan menurut aku, kelengkapan inilah yang dinamakan sebuah kebahagiaan.
Tapi, sebuah kejadian mengingatkanku dengan lagu Peterpan – Tak Ada Yang Abadi.
Karena memang tidak ada yang abadi didunia ini.
Termasuk kebahagiaan.
Selalu ada cara tersendiri dari Tuhan untuk mencabut nikmat kebahagiaan itu.
Dan aku, juga merasakannya.

Sebuah keputusan yang aku lakukan tanpa berfikir panjang, membuatku kehilangan semuanya.
Aku adalah seorang laki-laki yang bekerja sebagai seorang Karyawan disebuah Perusahaan Swasta.
Sifatku yang suka bergaul dengan teman-temanku, membuat aku jadi sering mentraktir mereka dalam setiap pertemuan.
Mulai dari mentraktir makan, minum, bahkan rokok sekalipun, aku yang trak
... baca selengkapnya di Sebuah Jawaban diujung Jurang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 03 Maret 2015

Gadis Tompel

Gadis Tompel Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Berkali-kali gadis melirik cermin yang ada di hadapannya. rasanya ingin sekali gadis itu memaki wajahnya.
Baginya wajahnya adalah anugrah terburuk yang ia dapatkan dari sang pencipta. Bagaimana tidak di pipi kanannya terdapat tompel selebar tutup botol.
Hal ini membuat gadis tak percaya diri.. ia selalu menjadi bahan olok-olok dari masa SD sampai sekarang ia duduk di kelas XI SMA. Gadis selalu menjadi bahan tawaan teman-temannya di kelas.

Gadis memang tergolong siswi yang cerdas, buktinya ia selalu mendapat peringkat di kelas, gadis tinggi, putih, berambut panjang dan body seperti model. namun ia selalu tak pernah percaya diri dengan adanya tpmpel di pipinya.mamahnya yang mantan model itu pernah berkata.. “gadis kamu harus bersyukur apa pun yang tuhan beri untuk kamu. kamu harus mensyukurinya ini anugrah sayang..” Begitulah berulang-ulang mamah menasehati gadis.
Gadis sadar ini pemberian tuhan untuknya tapi kenapa harus di pipi? Kenapa tidak pada bagian anggota tubuh yang tersembunyi? Begitu juga dengan papah.. “nak, gak baik kamu terus menerus mengeluh dengan ketidak sempurnaan kamu.. banyak yang lebih tidak sempurna dari kamu.. masa Cuma karna satu tompel yang menempel di pipi kamu jadi seperti it
... baca selengkapnya di Gadis Tompel Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 01 Maret 2015

Kenapa Harus Aku

Kenapa Harus Aku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kehidupan itu sungguh suatu misteri. Banyak kejadian yang tak terduga yang terkadang menimpa kita. Itu lah yang aku rasakan, kejadian demi kejadian yang datang membawa kesedihan.

Aku putra sulung di keluargaku. Sebagai seorang anak aku ingin selalu bersama kedua orang tuaku, mereka yang menjaga dan mendidikku sehingga aku menjadi anak yang berbudi baik. Bahkan, dari tahun ke tahun aku selalu menjadi juara kelas, menjadi kebanggaan guru n di puji kesantunanku oleh orang-orang di sekelilingku. Itu semua berkat kedua orang tuaku…

Tapi keadaan berubah ketika aku duduk di kelas 2 smp. prahara rumah tangga yang membuat kedua orang tuaku harus bercerai. Aku tidak lagi bisa merasakan hangatnya keluarga. Rumah yang dulu bagiku adalah sebuah syurga, kini berubah jadi tempat gelap yang membosankan. Tak ada lagi kedamaian yang aku rasa. Tak ada lagi ayah yang dulu selalu mengajariku banyak hal tentang hidup, mengajariku menjadi lelaki yang tangguh. Tak ada lagi ibuku yang dulu selalu mengingatkanku untuk mengerjakan PR, menyiapkan buku sekolah. Tak bisa lagi aku lihat ibuku memasak makanan untukku…
Aku kehilangan semua itu yang harusnya masih aku miliki. Dan aku pun harus melanjutk
... baca selengkapnya di Kenapa Harus Aku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 08 Februari 2015

My Life Without Sound

My Life Without Sound Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Perkenalkan, namaku Theresia Suhandi. Biasa dipanggil, Theresia atau malah… si tuli? Hidupku penuh warna namun tidak dengan suara. Ya, ibuku baru tahu bahwa indra pendengaranku tidak berfungsi dengan baik saat aku berumur 2 tahun. Aku selalu bersikap acuh tak acuh ketika namaku dipanggil. Karna itulah ibu menaruh curiga pada pendengaranku. Beliau lalu membawaku ke dokter THT. Alhasil, dokter menyatakan bahwa pendengaranku tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya pada anak normal. Sedih tentu ada dalam perasaannya. Sejak itulah, ibu mulai memperkenalkanku pada dokter Ichida, dokter asal jepang yang mengajariku bagaimana caranya berkomunikasi dengan orang normal. Ibu juga banyak belajar darinya.

Kalau boleh jujur, sebenarnya, aku adalah bayi premature yang lahir tanpa ayah. Ayahku tlah lama ‘pergi’ ketika aku baru berusia 4 bulan dalam kandungan. Padahal, aku belum sempat bertemu dan bercanda. Aku tak pernah tahu setampan apakah wajah ayahku selain dari foto.

Suatu ketik
... baca selengkapnya di My Life Without Sound Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 06 Februari 2015

Kapsul Cita-Cita

Kapsul Cita-Cita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Matahari mulai terbit dari ufuk timur dan mulai menyelinap masuk menerobos jendela kamar Nia. Tak lama kemudian terdengar seseorang membuka pintu kamar Nia perlahan dan dengan suara lembutnya membangunkan Nia yang masih tertidur pulas.
“Nia… bangun sayang, sudah pagi. Nanti terlambat loh masuk sekolahnya.”
Nia pun perlahan mambuka matanya. “ehmmmmmmmhhh, Nia masih ngantuk ma.”
“Iya, tapi kamu harus bangun, lihat itu sudah jam 6 loh nanti kamu telat.”
Melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 6, Nia lekas bangun dari tempat tidurnya dan langsung menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi dan berseragam, Nia menuju ke meja makan untuk sarapan. Setangkap roti dan segelas susu menemani sarapannya hari ini.

“Nia berangkat dulu ya ma, pa.” Nia mencium pipi papa dan mamanya.
“Hari ini aku mau berangkat naik sepeda sama Rino.”
“Kalau begitu hati-hati ya.” sahut mama dan papa Nia serentak.
“Oke, ma..daaaa” Nia pun bergegas pergi.
Di luar pagar rumah Nia sudah tampak Rino menunggunya dengan sepeda birunya. Seperti hari-hari biasanya mereka memang sering berangkat sekolah bersama naik sepeda. Nia hidup di tengah keluarga yang kecil namun sangat bahagia dan harmonis. Mereka termasuk keluarga yang berkecukupan. Nia anak yang cukup mandiri di usianya yang baru menginjak 6 tahun. Ia anak yang ceria dan suka sekali membaca cerita. Sedangkan
... baca selengkapnya di Kapsul Cita-Cita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1